ASRAMA D'Numb Trans Blok C Harekakae-Betun-Malaka: Mei 2019

Kamis, 09 Mei 2019

MENGAPA SAYA HARUS BELAJAR?


KITA HIDUP UNTUK BELAJAR
Hasil gambar untuk MENGAPA KITA HARUS BELAJAR

Belajar mempunyai peranan yang vital bagi hidup seseorang. Pastinya anda sudah tahu dengan istilah ”Hanya keledai dungu yang jatuh pada lubang yang sama”. Jika dicermati sebenarnya istilah ini mau menasehati betapa perlu menuntut ilmu.
Kenapa keledai dungu dapat jatuh pada lubang yang sama? Jawabannya adalah sebab dia tidak belajar lagi pada pengalaman yang sudah dialaminya. Memang tak layak menyamakan manusia yang disebut khalifah dimuka bumi ini dengan keledai, ciptaan sang Khalik yang tidak dianugerahi akal.
Namun, sejatinya yang ada pada keledai dungu tersebut dapat juga terjadi pada manusia. Seringkali kita melihat masih banyak orang yang terjebak dengan permasalahan yang berulang-ulang dialaminya, apakah itu berarti ia selalu jatuh pada lubang yang sama. Namun, perihal ini tidak perlu anda khawatirkan jika anda rajin belajar. Garis Merahnya, belajar itu penting!!

1. Update Dirimu dengan Belajar
Gambar terkait diri bukanlah hal yang dianggap enteng yang boleh dipandang sebelah mata. Orang yang hidupnya percaya diri kebanyakan terhindar dari perilaku sangsi dan percaya terhadap semua yang dilakukan. Kepercayaan diri ini pun nantinya sangat berguna dalam kehidupan sosial.
Kalau anda berkeinginan menjadi orang di antara dari banyak mereka yang percaya diri, sepatutnya belajarlah mulai saat ini. Dengan belajar, maka pastinya jendela ilmu serta pengetahuan kita akan bertambah. Khasanah keilmuan yang semakin bertambah akan berdampak pada kepercayaan diri. Bayangkan kalau anda berada di antara orang yang memperbincangkan bincangan yang kekinian yang tak kita pahami.
Apa yang dapat kita perbuat? beda lagi jika kita selalu belajar agar selalu meng-upgrade pribadi kita serta selalu tahu segala yang terupdate saat ini. Contoh Simpelnya anda bisa membandingkan kualitas anti-virus yang sering di-update dengan yang belum.
Komputer pastinya kewalahan kalau anda tidak memperbarui anti-virusnya karena virus itu sendiri sejatinya di-update. Jadi, bagaimana tidak kita mengabaikan dunia berjalan tanpa anda mengimbanginya melalui cara selalu meng-update diri anda.

2. Cobalah Temukan Sesuatu yang Baru
Hasil gambar untuk belajar menemukan kenyataanKebanyakan orang akan menyenangi sesuatu yang baru jika telah terlalu lama disibukan  rutinitas. Sama halnya dengan belajar. Tahu sesuatu yang baru akan menjadikan kita semakin tertantang agar menggali informasi lagi lebih banyak.
Kita akan jadi sadar betapa banyaknya ilmu yang Allah diberikan di muka bumi. Selama ini bisa saja kita kerap menyia-nyiakan akan ilmu yang ada. Coba pikirkan, apa kita sudah tahu saat ini tentang perhewanan, tumbuhan, dan semua tentang alam semesta ini? Padahal mempelajari ilmu bisa menjadi alat dalam bersyukur kepada Allah Maha Pencipta.
Cobalah cari inspirasi untuk tetap mempelajari sesuatu yang belum ditemukan dari yang anda sudah pelajari sebelumnya. “Makin terasah, makin banyak tahu“. Anda tentunya sepakat dengan jargon tersebut bukan?

3. Belajar Akan Membawa Kita Menuju Kualitas Hidup yang Lebih Baik
Hidup yang berkualitas pastinya bisa diraih dengan ilmu baik itu yang terkait urusan dunia atau akhirat. Anda pasti tahu bahwa salah satu cara mendapat ilmu adalah dengan belajar. Itu merupakan peran yang ke berapa dari belajar.
Ternyata benar-benar rugi seseorang yang pensiun dari belajar padahal agar memperoleh kualitas hidup yang bagus dapat dicapai dengan belajar. Untuk memahami arti peningkatan kualitas hidup melalui belajar, coba perhatikan uraian berikut:
Hasil gambar untuk belajar menemukan kenyataanDikisahkan terdapat dua orang fresh graduate di bidang pendidikan sudah mempunyai pekerjaan. Katakanlah Malik dan Fajar dua-duanya ialah lulusan Sarjana Pendidikan berpredikat Cum Laude. Malik cukup bangga dan cukup berilmu untuk mengajar di suatu Sekolah.
Dia justru melakukan kegiatan mengajar tidak dibarengi berpikir untuk menambah keilmuannya. Sedangkan Fajar yang selalu bersyukur tapi tetap merasa masih haus dengan ilmu yang didapatnya. Dia meneguhkan prinsip untuk tidak cepat puas akan ilmu. Akhirnya dia pun mulai belajar lagi serta menambah kemampuan Bahasa Arab-nya.
Pihak sekolah pun sepakat mempercayakan padanya agar mengelola kelas berstandar internasional dan membagikan kemampuan bahasanya pada murid-muridnya.
Kedua orang di atas ada pada keadaan yang tidak berbeda ketika lulus, tapi semuanya berubah seiring dengan usaha keras Fajar dalam belajar, sedangkan Malik yang cepat puas tidak berpikir untuk belajar lagi.
Akibatnya dapat dilihat, Malik memang hebat dalam mengajar di bidangnya, tapi poin plus ada di Fajar yang berusaha keras untuk kembali menuntut ilmu yang mempermudah pekerjaanya.

4. Belajar Untuk Masa Depan
Anda pastinya sering mendengar slogan bahwa hari ini merupakan mimpi kemarin dan besok adalah mimpi hari ini. Kualitas hidup kita di masa depan sangat ditentukan oleh perencanaan saat ini. Perencanaan tersebut akhirnya akan sempurna melalui proses belajar.
Tak selamanya apa yang kita perbuat saat ini nantinya secara gampang didapatkan hasilnya, karena kadang Allah mengetes usaha kita, tapi percayalah jika belajar atau menuntut ilmu tentu akan mengasih manfaat, baik sekarang atau besok. Percayalah seperti kita yakin dengan adanya siang dan malam.

5. Setiap Orang Harus Mencurahkan Waktu Untuk Peningkatan Diri dengan Belajar
Rasulullah pernah mengatakan jika orang yang tidak merugi itu ialah yang hari ini lebih baik dari hari kemarin, yang rugi adalah yang hari ini sama dari kemarin dan celaka jika hari ini lebih buruk dari kemarin. Sebagai seorang muslim sudah sepantasnyalah kita menyikapi hal ini dengan pikiran terbuka. Pastinya kita enggan tergolong orang-orang yang merugi apalagi yang celaka.
Oleh sebab itu, buatlah hari ini menjadi lebih baik dengan selalu meningkatkan kualitas diri. Belajar ialah salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas diri. Baik itu dari segi keilmuan ataupun kemampuan. Orang yang selalu belajar pasti tahu banyak tentang apa yang belum dipelajarinya sehingga muncul hasrat yang kuat untuk terus meng-upgrade pengetahuannya.
Jangan buat otak anda stop dari kegiatan belajar jika tidak mau kemampuannya menurun. Teruslah menempanya dengan mengoptimalkan penggunaannya dalam aktivitas belajar. Ibarat kata, otak kita itu ibarat pedang dan belajar merupakan proses mempertajamnya. Maka dengan sering diasah pedang itu, pastinya membuat semakin tajam.

6. Belajar Mempunyai Power Untuk Mengubah Kita Menjadi Orang Sukses
Hasil gambar untuk Belajar untuk suksesHampir semua orang sukses pastinya pernah menjumpai kegagalan. Akan tetapi, mereka tak menyerah dan terus berulang-ulang mencoba. Tak banyak keberhasilan yang dapat diaraih secara praktis. Salah satu langkah menggapai dan mencicipi kesuksesan adalah dengan belajar dari pengalaman dan belajar memperbaiki kekurangan yang ada.
Tampak jelas bukan bahwa cara yang digunakan untuk sebuah keberhasilan tiada lain adalah dengan belajar, belajar, dan belajar. Maksudnya belajar itu mempunyai kekuatan yang efektif dalam menyajikan kesuksesan untuk kita nikmati. Jadi jika rasa lelah yang menghambat anda dalam belajar, maka cukup percaya saja jika suatu waktu usaha ini akan menjadikan kesuksesan untuk anda.
Konteks kesuksesan ini pastinya tidak dimaknai hanya dalam kekayaan saja. Kesuksesan di sini bermakna umum seperti Halanya dalam bidang akademik, hubungan sosial, keyakinan, dan kesuksesan-kesuksesan yang lainnya.

Optimistis

Ketika malas menjadi dirimu,
Maka kenapa kamu mengikutinya
Sedangkan tegarnya dirimu mampu mendorongmu
Ketika malas yang akan menjadi masa lalu nanti
Kenapa kau tetap menikmatinya
Sedangkan kemalasan tak membawamu ke depan
Ketika malas menjadi dirimu,
Kenapa kau biarkan ia meracuni kepalamu
Sedang tabahmu lebih besar darinya
Ketika malas yang akan menjadi masa lalu nanti
Kenapa kau malah mengumbarnya
Sedang menahan adalah sejatinya kepuasan
Ketika malas menjadi dirimu
Kenapa kau biarkan dirimu tenggelam
Sedang kau masih ada pertolongan
Ketika kebodohan yang akan menjadi masa lalu nanti
Kenapa kau malah perkokoh
Sedang kepintaran mampu menyelimutimu
Ketika kebodohan menjadi dirimu
Kenapa kau tetap membusungkan dada?
Sedang kau sendiri masih malas
Ketika kebodohan yang akan menjadi masa lalu nanti
Kenapa masih ada di dalam dirimu
Sedang kepintaran akan memberikan arti
Ketika keegoisan menjadi dirimu
Kenapa kau malah merasakan
Sedang berlapang akan memberikan makna
Ketika keegoisan yang akan menjadi masa lalu
Kenapa kau biarkan dan menjadi sia-sia
Sedang kelapangan masih bisa diciptakan
Kelak,
Ketika semua menjadi sejarah hidup
Kau akan bercerita
Bahwa kau dulunya bukan siapa-siapa
Sambil berlapang
Saling berbagi kisah masa lalu
Dan itu adalah anugerah Tuhan 


Postingan Populer

MENGAPA SAYA HARUS BELAJAR?

KITA HIDUP UNTUK BELAJAR Belajar mempunyai peranan yang vital bagi hidup seseorang. Pastinya anda sudah tahu dengan istilah ”Hanya ...